Suara Pembaharu
Hukum Kriminal

Kejaksaan Terima Penyerahan Para Tersangka Kasus PDAM Manado dan PT Air Manado

Suara Pembaharu – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manado, Hijran Safar mengatakan, pihaknya menerima para tersangka dan barang bukti dari penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Hijran menjelaskan, para tersangka dan barbuk ini merupakan Tahap II tindak pidana korupsi terkait Kerjasama dan Pengelolaan aset PDAM Kota Manado dengan PT. Air Manado Tahun 2005 sampai dengan Tahun 2021 pada Kamis 12 Januari 2023.

“Jaksa penuntut umum pada Kejari Manado menerima tanggungvjawab tersangka dan barang bukti terkait perkara Kerjasama dan Pengelolaan asset PDAM Kota Manado dengan PT. Air Manado,” ujar Hijran kepada media ini, Jumat (13/1/2023).

Hijran mengatakan, para tersangka dalam kurun waktu anatara tahun 2005 sampai dengan tahun 2021 diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar €936.000,00 (sembilan ratus tiga puluh enam ribu euro) dan Rp. 55.964.456.755,00 (lima puluh lima miliar sembilan ratus enam puluh empat juta empat ratus lima puluh enam ribu tujuh ratus lima puluh lima rupiah).

“Mereka (tersangka) dikenakan pasal 2 ayat (1) Pasal 3 Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan oleh UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” katanya.

Setelah dilakukan Penerimaan Tahap II, lanjut Hijran Safar, Kepala Kejaksaan Negeri Manado menerbitkan Surat Perintah Penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk menyelesaikan perkara (P-16 A) dengan Tim Jaksa Penuntut Umum yang berasal dari Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tingi Sulawesi Utara dan Kejaksaan Negeri Manado.

Baca Juga :  Kejaksaan Ringkus Nontje None, Buronan Kasus Penyerobot Tanah

Para tersangka dilalukan penahanan di RUTAN selama 20 (dua puluh) hari dan akan segera melimpahkan perkaranya untuk diperiksa dan diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Manado Manado.

Adapun para tersangka yang dilakukan penyerahan Tahap II dari Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara yakni mantan Direktur Utama PDAM Kota Manado Periode 2005-2006, Mantan Ketua DPRD Kota Manado Periode 2005-2009 dan Mantan Badan Pengawas PDAM Kota Manado Periode 2005-2006.(sir)

Postingan lainnya