Suara Pembaharu
Kota Bitung

BKI Sebut Sejak Awal KMP Tude Banyak Masalah

KMP Tude Masuk Register Class

Bitung – Perusahaan Daerah (Perumda) Bangun Bitung akhirnya bernapas lega setelah Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tude dinyatakan masuk dalam register class oleh PT Biro Klasifikasi Indonesia, Selasa (20/09/2022).

Perwakilan PT BKI Persero Pratama Kota Bitung Steffy Herman menyatakan, sejak awal KMP Tude banyak masalah.

Termasuk, katanya, ada beberapa sartifikat yang wajib dipenuhi, sehingga pengoperasian KMP Tude diberhentikan sementara.

“Selama ini tidak ada yang mempersulit pengoperasian KMP Tude. Baik itu apa yang menjadi program pemerintah maupun kepentingan masyarakat. Tetapi, ada beberapa sartifikat yang menjadi standar dan kemudian itu tidak dipenuhi sejak awal kapal KMP Tude dibuat,” tutur Steffy kepada sejumlah wartawan.

Pun begitu, Steffy menjelaskan, mulai hari ini KMP Tude sudah bisa beroperasi pasca pihaknya (red_BKI) menerbitkan 3 sartifikat sementara yakni, sertifikat klasifikasi Indonesia, sertifikat keselamatan dan sertifikat pencemaran.

“Meski ada beberapa catatan yang harus dipenuhi. KMP Tude sudah bisa beroperasi dengan jangka waktu yang sudah ditentukan BKI,” katanya.

Steffy juga berharap, apa yang menjadi catatan dari PT BKI agar PD Bangun Bitung secepatnya melengkapinya.

“Saya selaku surveyor akan terus memantau kapal ini,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PD Bangun Bitung Rizal Lumombo menjelaskan dengan diberikannya sertifikat, pihak PD Bangun Bitung langsung bergegas melakukan pengurusan izin berlayar ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara.

Dan jika tidak ada aral melintang, penantian masyarakat kota Bitung khususnya pulau Lembeh untuk kembali menggunakan KMP Tude bakal terwujud.

“Jika surat izin dari Balai sudah keluar, besok pagi KMP Tude akan beroperasi lagi,” ucapnya.

(YaserBaginda)

Baca Juga :  Ramoy Markus Luntungan: Lahan Stadion Duasudara Sudah Pernah Dibayar

Postingan lainnya