Suara Pembaharu
Kota Manado Pendidikan

Dikbud Terus Disorot, Diduga Tak Mampu Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kota Manado

MANADO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kota Manado terus mendapat sorotan. Bagaiman tidak, Dikbud kota Manado dengan kebijaknnya yang ingin menggabungkan 2 sekolah SD Inpres dan SD 01 Bunaken dinilai kebijakan yang kontroversi.

Diketahui, kebijakan tersebut mendapat penolakan dari Mayoritas orangtua murid dan siswa-siswi Sekolah Dasar Inpres.

Kali ini kinerja Dinas yang dipimpin Deysi Lumowa dinilai kurang dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Manado.

Setelah mengeluarkan kebijakan kontroversi merger di dua sekolah yakni SDN Ipres dan SD 01 di Pulau Bunaken, yang menyorot perhatian publik,

Bisa dilihat saat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sedang gencar mensosialisasikan kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka, Dinas Pendidikan Kota Manado malah terang-terangan ingin menghilangkan salah satu fasilitas pendidikan di Pulau Bunekan yaitu Sekolah Dasar Inpres Bunaken.

Hal ini mendapat tanggapan dari warga kepulauan yang meminta pemerintah mengkaji kembali kebijakan merger sekolah dan fokus dengan peningkatan mutu pendidikan di kepulauan

“Kami sangat berharap Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengkaji kembali kebijakan merger sekolah, Yang akan berdampak kepada pendidikan anak-anak kami, sangat lebih baik apabila mutu pendidikan di wilayah kepulauan terus ditingkatkan” ujar Malik salah seorang warga bunaken.

Seperti diketahui kebijakan merger sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Manado mendapat kecaman dari berbagai pihak karena dianggap menimbulkan keresahan kepada siswa dan orang tua siswa. (***)

Baca Juga :  Waaw!! Keluarkan Anggaran Besar, BPBD Manado Beli 1 Mobil Rescue Seharga 500 juta

Postingan lainnya