Suara Pembaharu
Polri

Masuk Tim Perumus Kapolri Idham Aziz, Kini Brigjen Pol Wahyu Widada Dipromosi Bintang Dua

Gorontalo – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo dihebohkan dengan adanya surat telegram Kapolri nomor : ST/385/II/KEP/2020 tertanggal 3 Feberuari 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri yang mana dalam surat tersebut salah satu diantara ratusan pejabat Polri yang terkena mutasi, tercantum nama Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Wahyu Widada.

Kebebohan itu lantaran, Brigjen Pol Wahyu Widaya baru seumur jagung memimpin Polda Gorontalo.

“Memang sejak awal (Brigjen Pol Wahyu Widada) menjabat, kita semua sudah memiliki firasat bahwa beliau tidak akan lama bertugas di Gorontalo,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono kepada Suarapembaharu.com, Selasa (4/2/2020).

“Hal ini juga pernah disampaikan oleh Gubernur Gorontalo saat memberikan sambutan malam pengantar tugas Kapolda Gorontalo dari Irjen Pol Rachmad Fudail kepada Brigjen Pol Wahyu Widada pada awal bulan November 2019 lalu,” sambungnya.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan, Brigjen Pol Wahyu Widada memiliki banyak prestasi dan beliau merupakan lulusan terbaik Akpol angkatan 91.

Selain itu, Brigjen Pol Wahyu Widada juga sebagai salah satu tim perumus Jenderal Polisi Idham Aziz saat fit and proper test menjadi Kapolri.

“Sehingga tidak heran jika, karier beliau moncer, dan saat ini beliau mendapat promosi jabatan bintang dua sebagai Kapolda Aceh yang merupakan Polda tipe A,” terang Kabid Humas.

Meski hanya menjabat tiga bulan lebih, Brigjen Pol Wahyu Widada telah berhasil mengukir prestasi baik dibidang operasional, pembinaan maupun dalam pembangunan sarana dan prasarana kepolisian daerah gorontalo khususnya.

“Meski baru seumur jagung, Brigjen Pol Wahyu Widada telah banyak memberikan kontribusi bagi organanisasi Polri khususnya Polda Gorontalo, antara lain dibidang operasional, menggagalkan distribusi minuman keras jenis Cap Tikus sebanyak 25 Ton, mengungkap narkoba, serta persoalan panah wayer yang beberapa waktu lalu meresahkan warga gorontalo dan termasuk penipuan penggelapan dana jamaah Umroh dan masih banyak lagi prestasi dibidang operasional yang beliau ukir di Gorontalo,” bebernya.

Baca Juga :  Wakapolda Sulut Lepas Peserta Tradisi Pembaretan Direktorat Samapta

Bahkan, Brigjen Pol Wahyu Widada banyak memberikan ide brilian yang berhasil dicetuskan diantaranya membangun zona integritas dengan mengusulkan 3 (tiga) Satuan Kerja untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi sebagai wujud komitmen untuk mencegah korupsi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Beliau telah mengusulkan 3 Satker yakni Dit Lantas, Polres Gorontalo Kota dan Polres Pohuwato untuk mendapatkan predikat WBK.

Selain itu juga beliau membuat program rekruitmen proaktif guna menjaring bibit-bibit unggul guna direkrut menjadi anggota Polri dengan target bahwa tahun ini ada keterwakilan putra putri Gorontalo yang berhasil lolos dalam seleksi perwira AKPOL.

“Kita semua bangga pernah dipimpin oleh orang hebat seperti beliau. Mari Kita doakan agar beliau selalu sehat, sukses dan amanah dalam menjalankan tugasnya ditempat yang baru.Amin,” tutu Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Cahyono.(tsir)

Postingan lainnya