Suara Pembaharu
Kota Bitung

Diduga Oknum TS Minta ‘Jatah’ Proyek Dana Kelurahan di Bitung

Bitung – Meski belum ada pencairan anggaran dana Kelurahan tahun 2020 di Kota Bitung, sejumlah Camat diduga mulai diintimidasi oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai tim sukses.

Dikabarkan, beberapa tim sukses ‘gentayangan’ dengan maksud minta menyerahkan proyek pemanfaatan dana Kelurahan untuk dikelolah beberapa orang saja.

“Sudah ada yang datang minta jatah proyek dana kelurahan. Bahkan mereka datang berkelompok untuk membagi-bagi proyek di tahun ini,” kata salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (28/01/2020).

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Bitung, Habriyanto Achmad mengatakan, jika ada kabar tim sukses yang minta jatah proyek sudah jadi rahasia umum lagi di masayarakat.

Anggota DPRD Kota Bitung, Habriyanto Achmad

“Kan kita sempat lihat di media beberapa waktu lalu paket-paket fisik di Kelurahan yang tidak beres kebanyakan dikerjakan oleh oknum-oknum tim sukses,” ucap Habriyanto.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan, di tahun 2019 lalu bukan hanya minta jatah. Tapi, ada jual beli proyek.

“Ada juga yang minta jatah proyek tapi dikerjakan orang lain dengan catatan ada vie dari paket tersebut,” jelasnya.

Habriyanto mengaku sangat menyangkan ada pekerjaan yang bersumber dari dana kelurahan itu hanya dibuat asal-asalan sehingga manfaatnya tidak dirasakan betul masyarakat.

“Tujuan dana kelurahan inikah untuk membantu masyarakat membangun atau membenahi fasilitas umum agar manfaatnya bisa dirasakan. Tapi kenyataannya, ada yang belum sampai seminggu digunakan sudah rusak,” ungkapnya.

Dirinya berjanji akan menyampaikan beberapa temuan itu ke pihak eksekutif agar menjadi perhatian dengan harapan proyek fisik dana kelurahan tidak dibuat asal jadi dan terkesan hanya pemborosan anggaran.

“Ditambah lagi, masyarakat mengaku tidak dilibatkan dalam penentuan proyek fisik dana kelurahan dan mereka kaget ketika tiba-tiba ada pekerjaan,” pungkasnya.

Baca Juga :  'Selamat Ulang Tahun' Jadi Lagu Pembuka Konser Jamrud di FPSL 2022

Selain kedua proyek itu, di Kelurahan Girian Weru Dua ada juga item pengadaan lampu jalan solar cell sebanyak 8 unit dengan nilai Rp123.000.000. Pekerjaan ini menurut warga terealisasi kendati ada beberapa lokasi harus dipindahkan karena adanya penolakan.

Ada juga pekerjaan dengan nama belanja modal peralatan kebersihan dan mesin pengadaan alat bersih sebesar Rp34.500.000 yang meliputi pengadaan tong sampah sebesar 30 unit sebesar Rp10.500.000, pengadaan bak sampah 1 unit sebanyak Rp7.000.000 dan perbaikan bak sampah 2 unit sebesar Rp17.000.000 namun tidak realisasi.

Serta belanja modal aset tetap lainnya-pengadaan aset tetap renovasi sebesar Rp5.000.000 yang meliputi perbaikan toilet sebesar Rp5.000.000 tapi juga tidak terealisasi.

(YaserBaginda)

Postingan lainnya