Suara Pembaharu
Kota Manado

Seorang Penerjemah di Manado Diduga Terjangkit Virus Corona

Manado – Seorang interpreter atau penerjamah berinisial G (25) warga negara Indonesia diduga terdampak Virus Novel Corona. Virus ini menjadi masalah besar di Cina bahkan dunia, sebanyak 41 orang warga Cina tewas akibat virus ini.

Saat ini G berada dalam status golongan pengawasan dan sedang dirawat di ruang Isolasi Irene F RSUP Pr. dr. r. d. Kandou Malalayang Manado untuk di periksa keadaanya.

Awalnya, enam hari lalu G baru tiba dari Cina, pada saat disana G merasakan demam. Setelah kembali ke Indonesia di Bandara Sam Ratulangi Manado, G melapor ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara (Dinkes Sulut), setelah itu pihak Dinkes memberikan laporan ke RSUP Prof. dr. r. d. Kandou Malalayang Manado dan G langsung di jemput di penginapan pada pukul 14.30 WITA, Sabtu (25/20).

“Belum kategori pasien, yang terduga baru tiba tadi subuh penerbangan dari Cina dan melapor bahwa dia kurang enak badan seperti flu begitu. Ada riwayat demam, tapi waktu masuk tadi pemeriksaan suhu badannya normal” Jelas Kabid Pelayanan Medik RSUP Prof Kandou Manado dr Hanry Takasenseran.

G juga sudah dilakukan pemeriksaan seperti, ambil darah, ambil lapisan dari tenggorokan dan sudah di foto rontgen.

“Semua itu sementara proses dan ada dokter yang menangani. Di sini kami golongkan sebenarnya dalam pengawasan, jadi ada beberapa tingkatan, ada dalam pengawasan, ada suspect, tapi ini kami masih golongkan dalam pengawasan karena sesuai kriteria dia ada riwayat demam tapi kondisi sekarang suhu badan normal dan riwayat dari daerah terdampak, dari Tiongkok dan daerah sekitarnya sedangkan kondisi fisik dalam keadaan baik,” jelas dr. Hanry.

(***/Tsir)

Baca Juga :  Year Of Security Culture 2021, Bandara Sam Ratulangi Manado Gelar Rapat Komite Keamanan

Postingan lainnya