Suara Pembaharu
DPRD Manado

DLH Tak Mampu Beli Solar, Komisi III Bantu Operasikan Ekskavator TPA Sumompo

MANADO— Turun lapanan (Turlap) DPRD kota Manado khususnya Komisi III Ronny Jonas Makawata, Jean Sumilat, Lucky Datau dan Jurani Rurubua hari ini menyambangi Tempat Pembuabgan Akhir (TPA) Sumompo (kilo lima), Sabtu (4/1) 2019. Diketahui, saat melihat lokasi beberapa kendala ditemukan seperti terhentinya operasional akibat tidak adanya suplai solar yang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Akibatnya, Ekskavator penggaruk sampah harus terdiam manis beserta mobil-mobil pengangkut sampah lainnya.

Komisi III yang dipimpin langsung ketua Komisi Ronny Jonas Makawata mengatakan, operasional TPA Sumompo kurang maksimal. “Saya heran solar saja tidak mampu beli, apakah kota Manado sudah tidak pengadaan solar di SPBU. Kasihan mereka yang sudah antri berjam-jam dan harus menunggu tanpa ada reaksi lebih dari dinas terkait. Hari senin kami Komisi III Akan memanggil dinas DLH untuk mempertanyakan hal ini,”Tegas Makawata.

Disamping itu, Jurani Rurubua Srikandi PSI mengatakan, kemanakah anggaran dari dinas lingkungan hidup. “Anggaran dinas lingkungan hidup sebesar 400 juta, belum juga penagihan retribusi sampah pada masyarakat terus masih juga terhambat dengan solar. Kami Komisi III sangat bersyukur bisa turun langsung dan mengetahui kendalanya,”Seru Rurubua.

Disisi lain Srikandi PDIP Jean Sumilat mengatakan, sebagai anggota badan anggaran mengeahui penuh anggaran untuk DLH. “Saya masuk anggota Banggar. Dan saya tahu betul besaran anggaran yang digelontorkan untuk DLH. Jadi tidak ada alasan kalau kehabisan uang untuk membeli solar. Seharusnya pihak terkait sudah antisipasi bertambahnya volume sampah di akhir tahun ini,” ujar Sumilat, srikandi PDIP itu.

Melihat kondisi semakin memburuk, keempat anggota DPRD tersebut patungan untuk membeli solar sebanyak 289 liter untuk melancarkan operasional tersebut.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Manado Gelar Hearing Bersama Pemkot dan Penghuni Rusunawa

Anehnya, dengan gengsi tinggi, Kadis Lingkungan Hidup Tresye Mokalu memerintahkan salah satu petugas untuk menolak pemberiaan solar oleh Komisi III. “Tidak tahu alasannya. Kadis hanya bilang, jangan pakai. Saya jadi serba salah,” kata Max.

“Terserah mau pakai yang kami beli atau yang mana, silahkan saja. Yang kami beli, simpan saja sebagai cadangan. Dari keluhan petugas, setiap hari kehabisan Solar dan butuh berjam-jam menunggu,” tutup politisi PAN Lucky Datau. (Laks)

Postingan lainnya