Suara Pembaharu
Politik

Gerindra Beri Sinyal Bergabung dengan Koalisi Keummatan di Pilkada Manado

Manado – Sekertaris Partai Gerindra Kota Manado, Ronald Saumur memberi isyarat bakal berkoalisi dengan tiga partai yang mengusung ‘koalisi keummatan’ pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado tahun 2020 mendatang.

“Hampir 90 persen partai Gerindra bergabung dengan koalisi keummatan,” kata Ronald Saumur kepada awak media, Kamis (19/12/2019).

Diakuinya, secara non formal pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan ketua ketua partai koalisi keummatan (PAN, PKS dan PPP).

“Kita sudah bangun komunikasi dengan partai PAN, PKS dan PPP,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Yunan Balamba menambahkan, partai Gerindra merespon baik munculnya koalisi keummatan yang digagas oleh partai PAN, PKS dan PPP.

“Intinya kami (Gerindra) merespon baik gagasan koalisi keummatan. Dan Gerindra membuka diri bisa bergabung dengan koalisi keummatan untuk memperkuat koalisi keummatan,” ujar Yunan.

Insyaallah dalam waktu dekat, kita akan buat pertemuan secara formal dengan tiga partai yang menggagas koalisi keummatan.

“Muda-mudahan kita punya titik temu dalam pertemuan formal nanti, sehingga kita bisa mencapai satu kesepakatan untuk mengusung calon dalam Pilwako nanti,” ujar Yunan.

Ditempat yang sama, Ketua Partai PPP Manado, Madzabullah Ali mengatakan, pihaknya (partai koalisi keummatan) menyambut baik keterbukaan dari partai Gerindra yang hampir pasti akan bergabung dari koalisi keummatan.

Lebih jauh, kata Ichal sapaan akrab Ketua PPP Manado ini, nantinya pihaknya akan menggelar pertemuan formal untuk berkomunikasi secara intensif.

“Karna memang setiap partai ada mekanismenya masing-masing. Dan jika sudah ada kesepakatan dalam pertemuan nanti, pihaknya akan mendeklarasikan kembali koalisi bersama antara PAN, PKS, PPP dan Gerindra,” kata Ichal.

“Kami juga (koalisi keummatan) sudah melakukan komunikasi dengan partai Golkar. Jadi bukan hanya Gerindra. Jika sudah sejalan untuk bergabung, maka koaliai keummatan akan diganti dengan format koalisi yang baru,” pungkasnya.(tsir)

Baca Juga :  Orang Mati Masih Terdaftar Sebagai Pemilih di Bitung

Postingan lainnya