Suara Pembaharu
Kota Bitung

Proyek IPAL Ditolak Warga Girian Indah, Perkim Sebut Itu Biasa

Bitung – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kawasan di Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian ditolak sebagai warga.

Proyek dengan Nomor kontrak: 02/SP-SANITASI.PERKIM/-PUP-VII/2019 yang dikerjakan oleh CV Keter ini dinilai mengganggu kenyamanan tempat tinggal dan kesehatan mereka sebab lokasi bangunan terlalu dekat dengan pemukiman penduduk.

“Kami sebagai warga sudah sepakat menola karena sanitasi ini sebagai pembuangan seluruh limbah rumah tangga. Masyarakat khawatir akan mencemari air dan baunya kemana-mana,” beber salah satu warga yang menolak namanya di publis, Minggu (03/11/2019).

Dia juga mengaku, lokasi pembangunan sanitasi ini tidak tepat, masih ada warga lain yang membutuhkan. Sebab, kesadaran warga yang tinggal di sini dalam pembuang limbah rumah tangga sudah cukup baik.

“Hampir tidak ada warga di sini yang membuang limbah atau kotoran sembarangan, mereka rata-rata sudah memiliki seftictank sehingga lokasi yang dipilih kurang tepat,” jelasnya.

Meski begitu, Kabid Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PLP) Dinas Perkim Pemkot Bitung, Allan Rawis tak menampik jika ada penolakan itu.

“Memang ada beberapa warga yang menolak, tapi itu biasalah,” ungka Allan.

Sanitasi ini, kata Allan, proyek dari APBD 2019 dana alokasi DAU. Sebenarnya sanitasi itu sangat berguna bagi kesehatan masyarakat karena pembuangan limbah rumah tangga diolah lagi menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Masyarakat seharusnya beruntung adanya pembangunan sanitasi ini karena sangat baik bagi kesehatan dan lingkungan mereka, nanti limbah diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(YaserBaginda)

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Mantiri Gaungkan Makanan Tambahan

Postingan lainnya