Suara Pembaharu
Kota Manado

Angkatan Muda Muhammadiyah Sulut Gelar Nobar Film ‘9 Putri Sejati’

Manado – Angkatan Muda Muhammadiyah Sulawesi Utara akan menggelar nonton bareng (nobar) film ‘9 Putri Sejati’, di Aula Pemkot Manado. Film tersebut akan diputar pada tanggal 20 Oktober 2019.

Rahmadania paita, selaku panitia penyelanggara nobar menjelaskan, Film 9 Putri Sejati ini mengangkat sejarah mengenai peranan Muhammadiyah sebagai pelopor dalam memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan hak perempuan di Indonesia.

Pada tahun 1914, Muhammadiyah sudah mempelopori kemajuan perempuan dengan menyekolahkan perempuan di sekolah umum. Tidak berhenti di sana, Muhammadiyah juga mendirikan dan mengembangkan sekolah. Muhammadiyah berpandangan dengan memerdekakan perempuan dapat bersama-sama membantu memajukan bangsa Indonesia.

“Sembilan perempuan yang menjadi pelopor itu berjuang dalam wadah organisasi perempuan pertama di Hindia Belanda bernama Sopo Tresno yang kemudian berganti nama menjadi ‘Aisyiyah,” jelas Rahma sapaan akrabnya Sulut kepada Suarapembaharu.com, Rabu (16/10/2019).

Lebih lanjut, Rahma Paita, organisasi ‘Aisyiyah sendiri sudah lama terbentuk sebelum kongres perempuan. Film ini berpesan tentang kemerdekaan perempuan dari budaya Jawa konco wingking, yang mengurus sumur, dapur, kasur (teman belakang yang membantu masalah rumah tangga).

“Tanpa perempuan yang merdeka, ya negara ini mungkin sulit untuk maju, tapi dengan perempuan yang merdeka, Muhammadiyah terlibat memberikan dasar-dasar kemasyarakatan dan kebangsaan kepada masyarakat Indonesia, sehingga dapat membantu perempuan yang merupakan separuh dari penduduk Indonesia agar berkembang sesuai zamannya,” kata Rahma.

“Film besutan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini diperankan Diyah Puspitarini selaku Ketua umum PP Nasyiah, dan siswi Madrasah Muallima’at Jogja,” lanjutnya.

Di Sulawesi Utara sendiri, roadshow pemutarab film 9 Putri sejati akan diadakan dibeberapa daerah. Mulai dari Kota Manado tgl 20 Oktober 2019, dilanjutkan ke Minahasa Tenggara, Boltim, Bitung, Kota Kotamobagu, Bolsel, dan terakhir tanggal 27 Oktober 2019 di Minahasa Selatan. Untuk harga tiket dibandrol dengan harga terjangkau Rp 25.000 perorang.

Baca Juga :  BIN dan Dinkes Sulut Akselerasi Vaksin Massal Tekan Varian Omicron

Tertarik menonton? silahkan pesan tiketnya via inbox media ini.(tsir)

Postingan lainnya