Suara Pembaharu
Sulawesi Selatan

Alasan Kendala Biaya Pengangkutan, Beras Rasta di Bonggakaradeng Tak Layak Dikonsumsi

Tana Toraja – Beras rastra untuk masyarakat Simbuang yang tertumpuk di Sandangan, Lembang Mappa’ Kecamatan Bonggakaradeng tidak layak dikonsumsi.

Hal itu terungkap ketika Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar yang meninjau langsung masalah tersebut, Senin (16/09/2019).

Ketua umum IPPEMSI, Rei Naldo mengatakan, bahwa mengapresiasi niat pemerintah untuk menyalurkan beras miskin bulan Februari-Maret (2019) tertumpuk di Kecamatan Bonggakaradeng, yang sebelumnya tidak disalurkan akibat kendala pada biaya pengangkutan.

“Namun lagi-lagi sangat disayangkan harapan masyrakat akan bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tak sesuai diakibatkan beras yang diterima sudah tidak layak konsumsi lagi,” kata Rei.

Menurut keterangan dari salah seorang masyarakat yang tidak ingin disebut identitasnya, beras miskin yang diterima sungguh tidak layak konsumsi.

“Itu hanya bisa diolah menjadi kebutuhan konsumsi ternak,” ujarnya.

Selain itu Sekretaris Umum IPPEMSI Herianto Ebong mengatakan, melihat kondisi Rastra yang disalurkan sangat memprihatinkan dan tentunya masyarakat menjadi korban daripada kurangnya perhatian pemerintah.

Lanjut Heri, Perlu diketahui permasalah sebelumnya hanya terletak pada biaya angkut. Andaikan saja pemerintah memiliki perhatian dalam penyelesaiannnya tentu tidak mengakibatkan beras menjadi rusak dan menghambat jata bulan April-Agustus (2019).

Alhasil pada Saat ini permasalahan tentang biaya angkut baru bisa diperhatikan setelah lahirnya persoalan baru yaitu

“Rastra sementara membusuk dan tidak layak konsumsi, dan lebih disayangkan lagi beras miskin tak layak konsumsi tersebut tetap saja disalurkan ke masyrakat,” pungkasnya.

(AndreowReza)

Baca Juga :  Murniyati Nyatakan Sikap Maju Pilkada Bulukumba

Postingan lainnya