Suara Pembaharu
Kota Bitung

Diduga Muluskan Belanja Jasa EO, Kepala Dispar Bitung Terima ‘Fee’ Proyek FPSL?

Bitung – Tender belanja jasa Event Oraganizer (EO) di hajatan tahunan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) sudah selesai.

Dari data berhasil dihimpun, PT. Desty Sinartha Jaya sebagai pemenang lelang dengan nilai kontrak sebesar Rp2.545.000.000.

Beberapa waktu lalu, Salah satu pemerhati pemerintahan, Muzaqir Boven menyebutkan iven yang digelar Pemkot Bitung hanya menjadikan SDM Kota Bitung sebagai pelengkap dan lebih memberikan peran kepada SDM dari luar.

“Lebih baik iven FPSL dihentikan saja jika memang masih menggunakan SDM dari luar karena manfaatnya tidak akan membawa dampak apa-apa bagi masyarakat Kota Bitung. Anggaran sebesar Rp2 miliar lebih yang telah ditata dalam APBD untuk FPSL 2019 dialihkan ke program kemasyarakatan. Itu lebih tepat daripada menggelar iven yang hanya menguntungkan pihak lain,” katanya.

Diketahui, PT Desty Sinartha Jaya sendiri beralamatkan di Komp Perkantoran Cempaka Putih Blok A 16- Jl Letjen Suprapto No 160 Kelurahan Cempaka Baru Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat.

Bahkan, diduga kuat Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung, Pingkan Kapoh terima “fee” dari PT Desty Sinartha Jaya dalam hal memenagkan tender belanja jasa EO.

Menanggapi hal tersebut, Pingkan Kapoh menyatakan semua sesuai proses tender lewat LPSE.

“Pengumumannya boleh cek di LPSE termasuk siapa-siapa perusahan yang mendaftar dan punya klasifikasi tertentu,” kata Pingkan.

Dirinya juga memastikan, dinas yang dipimpinnya tidak menerima apapun apalagi yang namanya fee dari “proyek” FPSL 2019.

“Dispar menjalankan event dengn tujuan baik, karena event ini meningkatkan keuntungan bagi masyarakat dan jadi perhatian kementrian,” pungkasnya.

(YaserBaginda)

Baca Juga :  Tarian Maengket Batal Tampil, Pembukaan FPSL 2019 Tinggalkan Noda?

Postingan lainnya