Walikota Manado: STQH Bertujuan Membentuk Insan Islami yang Beriman dan Bertaqwa

Manado, Suarapembaharu.com – Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an Hadits (STQH) ke XXV tingkat Kota Manado digelar di Halaman Masjid Ijtihad, Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Jumat (29/3/2019) malam.

STQH yang mengusung tema “Raih Prestasi Gemilang Untuk Manado Cerdas” ditandai dengan menabuk rebana oleh Walikota Manado yang diwakili Asisten 1 Pemerintahan, Heri Saptono.

Dalam sambutan Walikota Manado yang dibacakan Plt Asisten 1 Pemerintahan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LPTQ kota Manado dan segenap panitia penyelanggara sehingga STQH tahun 2019 bisa terlaksana dengan baik.

“Apresiasi yang tinggi kepada segenap penitia penyelenggara. Semoga STQH tahun 2019 ini bisa melahirkan bibit-bibit unggul dan berkualitas yang akan mengharumkan kota manado pada perhelatan STQ tingkat provinsi bahkan tingkat nasional,” ujar Walikota Manado, GS Vecky Lumentut yang disampaikan Plt Asisten 1 Pemerintahan.

Heri Saptono mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam sebuah kompetisi, persaingan untuk mencapai prestasi tertinggi adalah sebuah keniscayaan. Namun dibalik itu, STQH memiliki nilai lebih dari sekedar kompetisi untuk menjadi yang terbaik.

“Lebih dari pada itu, tujuan dan makna utama dari penyelanggaraan STQH ini untuk membentuk insan islami yang beriman dan bertaqwa yang tidak hanya memiliki kemampuan untuk membaca, tapi juga untuk kemampuan menelaah, memahami, mengamalkan serta mengaplikasikan Alquran dan Hadits dalam kehidupuan sehari-hari sebagai insan yang religius,” ucap Heri Saptono.

Lanjut Asisten 1 Pemerintahan ini, hal ini tentunya sejalan dengan misi kota manado dalam mendukung pencapaian kota manado sebagai kota cerdas 2021, yaitu membangun nasyarakat yang semakin religius, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, sosial dan toleransi.

“Harapannya, STQH ini bisa berkontribusi positif dan bernilai manfaat bagi upaya menciptakan sumber daya manusia yang religius, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,” harapnya.

Sementara itu, ketua panitia penyelanggara, Heri Anwar mengatakan, STQH ke XXV tingkat tingkat kota manado ini bertujuan untuk mempererat jalinan ukhuwah islamiyah serta menciptakan generasi muda yang cerdas.

“Selain itu, STQH ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minta dan baca Alquran dan Hadits,” ujar Ketua Panitia, Heri Anwar yang juga merupakan Kepala Kelurahan Maasing.

Lanjut Heri Anwar, pada era globalisasi saat ini, ayat-ayat suci alquran yang begitu indah bacaannya sudah mulai dilupakan kebanyakan orang. Orang lebih membaca novel, berita-berita di media sosial dari pada alquran.

Dikatakannya, globalisasi saat ini telah banyak merubah gaya hidup bangsa ini terutama umat Islam di Indonesia khususnya di kalangan anak muda yang merupakan penerus bangsa.

“Atas dasar inilah, Kami menyelenggarakan STQH untuk berupaya mengembalikan gaya hidup generasi muda sslam agar kembali mencintai alquran,” ujar Heri Anwar.

Adapun pelaksanaan STQK ke XXV kali ini akan mempertandingkan empat cabang lomba, diantarnya cabang Tilawatil Quran, cabang Hafidz Quran, cabang Tafsir Quran dan Musabaqah Hadits Nabi.

“Ada empat cabang yang dilombakan. STQH ini dilaksakan selama tiga hari, dimulainya malam ini, Jumat 29 Maret hingga 31 Maret 2019,” tandasnya.

Hadir dalam pembukaan Seleksi Tilawatil Quran Hadits (STQH) antara lain, Kepala Kanwik Agama Sulut, Kepala Kemenag Manado, Ketua MUI Sulut, KH Abdul Wahab Abdul Gofur, Ketua MUI Kota Manado, H. Mashar Kinontoa, Ketua LPTQ Kota Manado, H. Amir Liputo dan Anggota Dewan Kota Manado, Syarifah Fatma Bin Syech Abubakar dan tamu undangan lainnya.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: