Update Korban Banjir Bandang di Sangihe

Update Korban Banjir Bandang di Sangihe
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban Banjir Bandang di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sangihe – Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut, menelan korban jiwa. Sedikitnya dua warga meninggal dunia. Selain itu, banjir bandang juga menyebabkan rumah rumah warga rusak parah dan fasilitas umum lainnya.

Data yang dirangkum Suarapembaharu.com, dari BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe banjir bandang terjadi di Desa Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan wilayah yang terdampak antara lain Desa Lindongan I, Lindongan II, Lindongan III dan Lindongan IV dengan total 145 jiwa dari 43 KK.

Banjir bandang dan longsor yang disebabkan oleh curah hujan tinggi sejak Jumat (3/1/2020) dini hari dan menyebabkan Sungai Pakole meluap.

Berikut ini data korban banjir dan tanah longsor yang disampaikan BNPB per Jumat (3/1/2020) pada 21.00 WITA:

Meninggal dunia :

1). Bartolumeus Mangape (83), korban hanyut terbawa arus air banjir bandang bersama rumah kediamannya di Lindongan I dan ditemukan warga di pesisir Pantai Lebo skekitar pukul 08.00 wita dalam keadaan selamat, namun korban meninggal dunia pada saat di bawa ke Puskesamas Pembantu Desa Lebo.

2). Armando Makanangeng 19 thn, ditemukan di kediamannya yang tertimbun tanah longsor di Lindongan III, Kamp. Lebo, Kecamatan Manganitu.

Korban Hilang :

1). Siren Ontak 43 thn, diperkirakan masih berada di kediamannya yang tertimbun tanah longsor di Lindongan III, Desa Lebo, Kecamatan Manganitu.

Korban luka di RSUD Tahuna :

1). Wilmar Budiman 62 thn (Lind II)
2). Baharudin Badu 46 thn (Lind II)
3). Adriane Nikodemus (P) 46 thn (Lind III)
4). Maya Lahapo (P) 43 thn (Lind III)
5). Sin Lahapo (P) 43 thn (Lind III)
6). Jenwar Paru 19 thn (Lind III)

Korban Luka di Puskesmas Manganitu

1). Yulce Makawimbang (P) 50 thn (Lind II)
2). Hontong Lahamendu 46 thn (Lind II)
3). Falen Pebukirang 14 thn (Lind II)
4). Tantiliana Lahamendu (P) 69 thn (Lind II)
5). Okpinus Budiman 53 thn (Lind II)

Adapun kerugian materil yang diakibatkan oleh Banjir Bandang tersebut antara lain:

a. Rumah dan Bangunan Hilang

1) Kel. AROYO – DIAMANIS
2) Kel. PEBUKIRAN – MAKAWIMBANG
3) Kel. LORINA – LAHAMENDU
4) Kel. PANGURENG – AGU
5). Kel. GANDAWARI – LAUMBURE
6). Kel. MAKLON – LAHAPO
7). Kel. SUMIHING – LAHAPO
8). Kel. MAKANANGIN – LAHAPO
9). Kel. ONTAK – MADAWU
10). GBI YERUSALEM BARU

b. Rumah dan Bangunan Rusak Parah

1) Kel. MANGAPE – LAHAMENDU
2) Kel. BUDIMAN – KANTOHE
3). Kel. BUDIMAN – GAHAUBE
4) Kel. ALI – ANTARANI
5) Kel. BUDIMAN – TATARA
6) Kel. KATIANDAGHO – KONDOAHE
7) Kel. BIMBANAUNG – LAKADA
8). Kel. KANTOHE – KANSIL
9) Kel. KEKE – ADIPATI
10) Kel. ANDRIS – LAUMBURE
11) Kel. ANDRIS – HOROMAENG
12) Kel. HORIMU – GANDAWARI
13) Kel. SANDALA – KONDOATI
14) Kel. KAKOTI – LAUMBURE
15) Kel. PILAT – MANIHAI
16) Kel. RAMENHASERE – WEKES
17) Kel. ONTAK – BADU
18) Kel. MAKARORE – DIAMANIS
29) Kel. NIKODIMUS – SUMIHING
20) Kel. MADILENG – MANIKOME
21) Kel. GAMIS – LAHUNGKASIANG
22) Kel. SUMANTO – SASELA
23) Kel. MANIKOME – RAMENGASARE

Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi dihentikan karena keterbatasan penerangan dan akan dilanjutkan pada esok hari.

(Naldy)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: