Tiga Nelayan Hilang di Perairan Belang

Tiga Nelayan Hilang di Perairan Belang

Mitra – Basarnas Manado kembali menerima laporan tiga nelayan hilang saat melaut. Ketiga nelayan tersebut yakni Jumaat Panura (45) , Sopkia Sumihi (40) dan Reumer Pandensolang (60), Ketiganya merupakan warga Desa Poudean pulau Lembeh.

Humas Basarnas Manado, Fery Ariyanto kepada Suarapembaharu.com mengatakan, para nelayan tersebut pergi melaut sejak hari senin (8/7) lalu, dengan menggunakan ponton rakit di tempat mereka biasa memancing.

“Namun hingga Rabu (10/7) menurut saksi yang merupakan tetangga korban melihat perahu terikat pada rakit namun korban sudah tidak berada di atas rakit. Hingga saat ini korban belum kembali ke rumah,” tulis Fery dalak keterangan persnya yang diterima Suarapembaharu.com, Jumat (12/7/2019).

Mendapat laporan tersebut, Kepala kantor Basarnas Manado, Gede Darmada langsung berkoordinasi dengan (Satrol) Satuan Patroli TNI Al untuk membantu pencarian tiga nelayan yang hilang di perairan Belang, Minahasa Tenggara.

“Kami langsung koordinasi dengan menerjunkan Personel Basarnas dan Satuan Patroli (Satrol) TNI AL mengarahkan satu Kapal yang di nahkodai Lettu Laut (P) Irwansyah untuk melaksanakan pencarian,” ujar Darmada.

Saat ini pos Sar Amurang sudah bergerak melaksanakan pencarian bersama Tim SAR Gabungan, dengan unsur potensi yang terlibat TNI AL, Polair Ratahan, masyarakat serta keluarga korban. Namun masih belum adanya penemuan tanda-tanda korban.

“Di hari ke dua, Tim rescue masih melanjutkan pencarian dengan alut yang digunakan, Truck dan Rubber boat Basarnas, speed boat Polair, kapal TNI Al Tedong Naga,” tandas Darmada.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: