Sengketa Harta Warisan Keluarga Tanod Tak Berujung di Kodoodan

Sengketa Harta Warisan Keluarga Tanod Tak Berujung di Kodoodan

Bitung, – Sengketa harta warisan keluarga Tanod di Kelurahan Kadoodan, Kecamatan Madidir, Kota Bitung semakin meruncing.

Pasalnya, penyelesaian secara keluarga dalam pembagian warisan ahli waris Alm Frans Tooy Tanod dan Alm Hendriete Nicoline Montolalu yang sudah sempat ditempuh namun, hingga kini tidak kunjung menemukan titik temunya.

Diketahui, Alm Wem Alfed Abraham Tanod, Margrietje M Tanod, Bobby Tanod, Junius Tanod dan Jenny Jacomina Tanod kakak beradik kontan.

Salah satu penerima Ahli Waris lewat Kuasa Hukum, Lulu Agani SH, mengungkapkan bahwa ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan ahli waris dengan tidak menghormati putusan eksekusi pengosongan dan pembagian Nomor : 01/B.A.Pdt.Eks/2016/PN.Btg.

“Dalam putusan tersebut harus melakukan pembagian khusus seluruh objek tanah sengketa menjadi lima bagian dengan ukuran 272 M, tapi hingga saat ini penerima ahli waris melakukan perlawanan hukum dengan tidak melakukan pembagian,” kata Lulu, Selasa (02/04/2019).

Adapun tanah yang dituntut Lulu, tanah Objek sengketa seluas = 1360 M dibagi 5 bagian = 272 M.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Bitung, Anthonie Mona membenarkan gugatan terkait hal tersebut nomor 218/Pdt.G/2018/PN Bit antara Febry Tanod, dkk yang bertindak sebagai penggugat melawan julius herman Rumampuk tanod, dkk selaku para tergugat dimana persidangan perkara tersebut sudah memasuki tahap pemriksaan tanah yg objek sengketa dan setelah itu pada sidang selanjutnya diagendakan tahap pembuktian saksi dari pihak penggugat

(YaserBaginda)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: