Sadio Mane, Putra Imam Masjid di Senegal yang Jadi Predator Premier League

Sadio Mane, Putra Imam Masjid di Senegal yang Jadi Predator Premier League

Jakarta – Penyerang Liverpool, Sadio Mane baru-baru ini sukses mencatatkan prestasi gemilang di kompetisi Liga Premier Inggris. Mane bersama dengan Mohamed Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang berhasil meraih trofi Golden Boot atau pencetak gol terbanyak di musim ini.

Kesuksesan yang saat ini diraih Mane di lapangan ternyata tak membuatnya lupa menjaga prinsip dalam agama yang dia anut yakni Islam.

Mane lahir di sebelah selatan negara Senegal, tepatnya di sebuah desa kecil di Bambali. Penduduk di Senegal mayoritas memang beragama Islam, hanya sekitar 10% agama non Islam di Senegal.

Ketaatan Mane dalam menerapkan ajaran-ajatan Islam, nampaknya diturunkan dari sang ayah yang merupakan sosok imam masjid.

Mane pun pernah berujar bahwa ia tak akan mau mencoba alkohol. Hal ini dikarenakan dalam agama Islam, haram hukumnya seorang muslim minum alkohol.

“Aku tidak akan menyentuh alkohol,” kata Mane.

“Agama sangat penting bagiku. Aku menghormati aturan Islam dan salat lima waktu setiap hari.” ucapnya.

Bahkan, hal ini pun diakui oleh pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Klopp pernah berujar bahwa Mane dan juga rekannya, Mo Salah merupakan seorang muslim yang taat.

“Sungguh menyenangkan mempunyai Salah dan Mane. Mereka adalah muslim dan hidup seperti itu di dunia yang sering membahas hal-hal berbahaya, ‘mereka seperti ini’ atau ‘mereka seperti itu’,” kata Klopp dilansir ESPN.

(***/Haikal)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: