Rekor Messi, Barcelona, dan Hasrat ‘Treble’ Ketiga

Rekor Messi, Barcelona, dan Hasrat ‘Treble’ Ketiga

Sports – Hari baru, rekor baru bagi Lionel Messi. Pada Sabtu (27/4/2019). 17 menit setelah masuk dari bangku cadangan menggantikan Philipe Coutinho pada awal babak kedua, Messi mencetak gol penentu kemenangan 1-0 Barcelona atas Levante di Camp Nou. Gol yang memastikan gelar La Liga untuk Blaugrana saat tiga pertandingan tersisa.

Tambahan tiga poin membawa Barcelona mendulang total 83 angka dari 35 pertandingan. Tak mungkin lagi terkejar oleh peringkat kedua Atletico Madrid (74 poin dari 35 pertandingan) maupun sang musuh bebuyutan Real Madrid (65 poin dari 34 pertandingan).

Untuk pertama kali sejak 2010, Barcelona berhasil memastikan gelar juara di hadapan para pendukung sendiri di Camp Nou.

Barcelona pun menambah gelar juara La Liga menjadi 26 kali, kurang tujuh lagi dari rekor juara yang dipegang Real Madrid (33 kali). Sementara bagi Messi itu adalah gelar ke-10 dia semenjak bergabung dengan Barcelona pada 2004. Ia pun melewati rekor Andres Iniesta sebagai pemain yang paling banyak juara La Liga bersama Barcelona.

Dalam daftar pemain yang terbanyak merebut trofi liga sepak bola tertinggi di Spanyol tersebut, Messi kini menempati urutan kedua bersama legenda Madrid, Jose Martinez Sanchez alias Pirri. Pemain asal Argentina itu butuh dua kali juara lagi untuk menyamai rekor legenda lain Madrid dan Spanyol, Francisco “Paco” Gento Lopez.

Gol yang dicetaknya ke gawang Levante membuat total gol pemain berusia 31 tahun itu menjadi 34 buah dan memimpin daftar topskor La Liga. Dalam semua kompetisi sepanjang musim ini, ia telah menjaringkan 46 gol ke gawang lawan dalam 45 pertandingan. Gol tersebut juga menjadi yang ke-598 dari Messi untuk Barcelona.

Jumlah total gol itu tertinggal dua dari Cristiano Ronaldo. Pemain Portugal itu, pada hari yang sama, mencetak gol ke-600 sepanjang kariernya saat Juventus imbang 1-1 dengan Inter Milan di Serie A Italia. Ronaldo dan Messi tengah mengejar rekor gol untuk klub yang saat ini dipegang legenda Brasil, Pele, dengan 643 gol saat membela Santos.

Semua rekor di atas menunjukkan betapa Barcelona amat bergantung kepada Sang Messi-ah. Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, menyatakan ia takkan meminta maaf karena telah terlalu bergantung kepada Messi.

“Messi selalu membawa kami keluar dari kesulitan. Itu jelas,” tegas Valverde dalam konferensi pers usai pertandingan (h/t FourFourTwo). “Kami takkan meminta maaf karena memiliki Messi.”

Namun Valverde menjelaskan bahwa turunnya Messi menggantikan Coutinho pada awal babak kedua bukanlah karena kepanikan akibat tak kunjung mencetak gol. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan semua telah direncanakannya.

Messi, menurut Valverde, tahu bahwa ia pasti akan turun bermain. Pasalnya, ia harus aktif karena Barcelona akan bertanding pada Rabu, leg pertama semifinal Liga Champions UEFA menghadapi klub Inggris, Liverpool.

“Saya tahu ia akan bermain setidaknya setelah babak pertama. Pada akhirnya ia mencetak gol. Ia mencetak gol di manapun,” ujar sang pelatih.

Kemenangan atas Levante dan kepastian merebut trofi La Liga, menurutnya, membuat pasukannya bakal lebih tenang saat menghadapi Liverpool. Kepercayaan diri para pemain pun semakin bertambah.

Selain Liga Champions, Barcelona juga akan tampil pada final Copa del Rey menghadapi Valencia pada 25 Mei. Dengan demikian peluang untuk mengakhiri musim dengan tiga piala sekaligus, alias treble, amat terbuka. Itulah yang pasti mereka upayakan.

Jika terwujud, mereka akan menjadi klub Eropa pertama yang bisa mencatatkan tiga treble–dua trofi domestik dan satu piala kejuaraan antarklub Eropa–sepanjang sejarah. Dua treble Barcelona sebelumnya didapat pada musim 2008/09 dan 2014/15.

(Haikal)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: