Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Anggota TNI AD

Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Anggota TNI AD
Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Antonius Widodo, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kapendam XIII/Merdeka Muhammad Jaelani dan Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, saat jumpa pers di Lobby Bharadaksa Polresta Manado.

Manado – Semua pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia sudah berhasil ditangkap pihak Kepolisian.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam jumpa pers bersama Kapendam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Muhammad Jaelani, Danpomdam XIII/Merdeka, Kolonel Cpm Antonius Widodo dan Kapolresta Manado di Lobby Bharadaksa Polresta Manado, Minggu (30/6/2019).

Dalam jumpa pers, menurut Kabid Humas, peristiwa itu berawal dari kesalahpahaman yang mengakibatkan penganiayaan dan mengakibatkan meninggalnya korban. Korban merupakan anggota TNI AD yang bertugas di Korem 131/Santiago.

“Penanganan awal kejadian tersebut sudah ditangani oleh Polresta dan Pomdam, kemudian dilakukan pengecekan TKP dan pemeriksaan saksi-saski. Dari hasil itu kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil diketahui identitas para pelaku,” ujar Tompo.

“Saat ini, Petugas berhasil mengamankan empat pelaku. Tiga orang kita jadikan tersangka HRT (32), AB (35), AS (34) dan satunya sedang didalami perannya,” tambahnya.

Sejauh ini, Polisi sudah memeriksa sebanyak 7 orang saksi. Dan saat pihak Kepolisian dan Pomdam sedang melakukan penaganan secara bersama.

“Para tersangka akan dikenakan pasal yang maksimal, yaitu Pasal 338 sub 170 ayat 2 ketiga sub 354 sub 351 ketiga, dengan ancaman hukumannya bisa sampai 15 tahun penjara,” jelasnya.

Pihak Kepolisiam juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 2 unit motor, 1 senjata airsofgun, helm, pakaian dan HP.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel menambahkan, para pelaku ditangkap ditempat berbeda.

“Para pelaku ada yang ditangkap di Manado dan ada juga yang di luar Manado,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Muhammad Jaelani membenarkan bahwa yang menjadi korban merupakan anggota TNI AD.

“Iya korban anggota TNI AD. Terkait kasusu ini Pangdam XIII/Merdeka langsung memerintahkan seluruh Komandan Satuan untuk mengendalikan seluruh anggotanya, untuk mencegah terjadinya hal yang tidak baik di Kota Manado dan mempercayakan kepada pihak Polri dalam memproses hukum,” ujar Kapendam.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: