Pencabulan Anak di Bitung, Rompas Sindir KLA

Pencabulan Anak di Bitung, Rompas Sindir KLA
Rendi Johanis Rompas

Bitung – Kasus pencabulan sejumlah anak di Kelurahan Girian Bawah yang dilakukan oleh JS alias Aba (58) dinilai sebagai extra ordinary crimes atau kejahatan luar biasa oleh Praktisi Hukum, Rendi Johanis Rompas.

Menurut Rendi kejadian pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan alaram awas kepada orang tua.

“Kejadian ini signal awas kepada orang tua yang memiliki anak kategori di bawah umur untuk lebih aktif lagi dalam mengontrol dan menjaga aktifitas keseharian anak sehingga hal seperti ini akan sulit terjadi,” ucap Rendi, Kamis (14/11/2019).

Jangan sampai di era digital ini, kata Rendi, orang tua lebih aktif mejaga Hand Phone dan bermain game dari pada mejaga dan mengajar anaknnya.

“Karna kejahatan bukan semata-mata terjadi karena ada niat dari pelaku tapi juga karena ada kesempatan,” katanya.

Lebih lanjut, pentolan GMNI ini berharap kepada pemerintah Kota Bitung yang sudah tiga kali mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) bisa menekan kekerasan terhadap anak lewat komitmen pemerintah.

“Pemerintah harus berperan aktif memberikan perlindungan khusus kepada anak-anak yang menjadi korban seksual. Agar supaya predikat KLA tidak terlihat sebuah gelar kehormatan semata,” pungkasnya.

Hingga berita ini di publis, Pemkot Bitung belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait Bitung Darurat Predator Anak.

(YaserBaginda)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: