MIN 2 Bailang Manado Siap Deklarasikan Madrasah Ramah Anak

MIN 2 Bailang Manado Siap Deklarasikan Madrasah Ramah Anak
Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Negeri 2 Bailang Manado, Anis Toma, S.Ag, M.Si

Manado – Seiring zaman, metode pendidikan anak-anak sangatlah berkembang. Dahulu, memaksa bahkan menghukum keras anak atau siswa dianggap normal saja. Sekarang tidak lagi. Meski muda, anak-anak tetaplah manusia yang butuh sentuhan yang humanis.

“Itulah salah satu metode pembelajaran dari program Madrasah Ramah Anak (RMA),” kata Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Negeri 2 Bailang Manado, Anis Toma kepada Suarapembaharu.com, Sabtu (5/10/2019).

Dikatakan Anis sapaan akrabnya, pihaknya sampai saat ini masih terus berusaha mempersiapkan segala sesuatu dalam mewujudkan program madrasah ramah anak di lingkungan sekolah yang dipimpinnya itu.

“Sampai saat ini kami masih terus mempersiapkannya,” lanjutnya.

Anis menjelaskan, dalam metode pembelajaran MRA ini terdiri atas kurikulum, sarana-prasarana dan SDM. Di sisi kurikulum, proses pembelajaran harus ramah anak, tidak ada hukuman fisik, namun hukuman dibuat sebagai proses yang mendidik. Proses pendidikannya juga menjadikan anak sebagai subjek, bukan hanya objek sehingga anak-anak juga berpartisipasi.

“Mendengarkan pendapat anak juga menjadi salah satu kriteria,” jelas Anis.

Ditambahkannya, dari sisi pengajar, guru harus punya wawasan perlindungan anak yang baik, sekolah bebas dari kekerasan, dan tidak membiarkan hal yang tidak seharusnya justru terjadi.

“Selain itu, begitu juga sarana-prasarana yang sesuai dengan kebutuhan anak. Dan yang pasti dalam waktu dekat ini MIN 2 Bailang Manado akan mendeklarasikan Madrasah Ramah Anak,” ujar Anis Toma yang juga salah satu Qori Nasional asal Sulut ini.
(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: