Kejari Dumoga Tetapkan 2 TSK Pengadaan Mesin Pertanian dan Alat Perikanan

Kejari Dumoga Tetapkan 2 TSK Pengadaan Mesin Pertanian dan Alat Perikanan

Bolsel – Penyidik pidana khusus (Pidsus) Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga menetapkan dua orang tersangka kasus Pengadaan Mesin alat Pertanian dan Mesin Perikanan. Keduanya berinisal AM dan SM.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga, Evans Sinulingga dalam jumpa persnya menetapkan keduanya sebagai tersangka karena diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 321.931.931.

Berdasarkan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (LHA-PKKN), Dirinya menjelaskan, kerugian tersebut disebabkan adanya pengaturan harga antara penyedia AM dan Sangadi (Kepala Desa) SM sehingga mengakibatkan kemahalan harga (mark up) pada pengadaan mesin paras 120 unit, tangki semprot 120 unit dan mesin katingting 7 unit serta adanya pungutan pajak yang tidak disetor pada Anggaran Dana Desa di Desa Iloheluma, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, tahun 2018 dengan total anggaran sebesar Rp. 509.500.000.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta hukum selama penyidikan, maka terhadap saudara AM dan SM telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka.

SM dan AM diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Yang mana keduanya telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian dalam pengadaan tersebut,” tegas Evans dalam jumpa pers.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: