Eksekusi Jalan Tol, Sekot Bilang Pemkot Bitung Bantu Fasilitasi Karena Kemanusiaan

Eksekusi Jalan Tol, Sekot Bilang Pemkot Bitung Bantu Fasilitasi Karena Kemanusiaan
Sekretaris Kota Bitung, Audy Pangemanan

Bitung – Persoalan eksekusi jalan tol Manado-Bitung di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa akhirnya ditanggapi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung.

Lewat Sekeretaris Kota Bitung, Audy Pangemanan menjelaskan, penilaian harga tanah untuk pengadaan jalan tol dilakukan oleh tim Appraisal.

“Hasil penilaian jasa Appraisal ini menjadi dasar musyawarah bentuk kerugian antara masyarakat dan pihak satker pengadaan tanah jalan tol yaitu Kementerian PU,” jelas Pangemanan, Kamis (18/07/2018).

Bila ada masyarakat tidak puas terkait bentuk kerugian, katanya, sebelumnya diberi tenggan waktu selama 14 hari untuk mengajukan keberatan ke Pengadilan Negeri.

“Bila tidak ajukan keberatan dianggap setuju dengan hasil tersebut, yang tidak setuju dananya dititip dipengadilan Negeri,” katanya.

Nah, proses eksekusi saat ini, tambah Pangemanan, merupakan kelanjutan proses tersebut yang telah masuk ranahnya pengadilan, dan Pemerintah Kota Bitung tidak bisa mengintervensi hal itu.

“Sebelumnya Bapak Walikota Bitung sudah beberapa kali mendatangi pihak pengadaan tanah jalan tol dengan menyampaikan agar kepentingan masyarakat tetap dikedepankan dalam artian prinsip percepatan harus dibarengi dengan prinsip keadilan,” ungkapnya.

Pangemanan juga menambahkan, yang Pemkot Bitung bisa lakukan sekarang, memberikan bantuan tenaga dan kendaraan untuk pindah serta, bagi yang belum memiliki tempat tinggal melalui Dirut PD Bangun Bitung difasilitasi untuk menghuni Rusunawa sambil menunggu proses pencairan uang yang dititip dipengadilan negeri.

“Sekali lagi, saat ini yang terjadi adalah pelaksanaan hasil putusan pengadilan yang menjadi ranah lembaga Yudikatif. Pemerintah bersifat hanya membantu memfasilitasi dengan alasan kemanusiaan,” pungkasnya.

(YaserBaginda)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: