Diresmikan Menpar, Kini Manado Miliki Markplus Center For Tourism And Hospitality

Diresmikan Menpar, Kini Manado Miliki Markplus Center For Tourism And Hospitality

Manado, Suarapembaharu.com – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara, Selasa (11/12/2018). Kunjungan Menpar yakni untuk meresmikan Markplus Center For Tourism And Hospitality Manado Office di Rumah Alam Manado, Sulawesi Utara.

MarkPlus adalah perusahaan marketing dan consulting pionir pertama di Indonesia dan menjadi yang terbesar dan berpusat di Jakarta. Sedangkan MarkPlus Center For Tourism And Hospitality sebelumnya sudah berdiri di Kota Bali. Dan Manado menjadi kantor cabang yang kedua.

Arief Yahya mengatakan, kehadiran MarkPlus Center For Tourism And Hospitality cukup dibutuhkan untuk turut menopang pariwisata Indonesia. Terlebih pergerakan wisatawan mancanegara mengalami kenaikan. Apalagi saat ini pariwisata di Manado sedang bergeliat.

“Wisatawan asing dari China yang naik mencapai 86.72% atau sebanyak 94.706 pada periode Januari-Oktober 2018. Jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2017, diikuti oleh wisatawan asing dari Jerman sebanyak 2.021 atau naik 30.22%, serta wisatawan dari Singapura yang naik 7.17% atau 2.017 wisatawan,” tuturnya.

Lanjutnya, pada tahun 2019 mendatang, Pemerintah juga menargetkan 200.000 wisatawan asing.

“Namun itu semua diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mengembangkan 3A (Aksesibilitas, Atraksi, dan Amenitas),” lanjutnya.

Selain itu, Mantan Dirut PT Telkom ini juga meresmikan program Wonderful Startup Academy (WSA) Batch 1Sulawesi Utara yang juga dihadiri Director WSA-l Ivan Mattu.

Ini merupakan program inkubasi startup pariwisata pertama di Indonesia dan prigram ini merupakan Inisiatif dari ICSB Indonesia yang di dukung penuh oleh Kementerian pariwisata dan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang telah berjalan sejak tahun 2017 di Jakarta.

“Diharapkan dengan inisatif lokal program WSA Batch 1-Sulut akan dikemas dengan memperhatikan kearifan lokal pariwisata Sulut sehingga startup yang terpilih dapat menghasilkan inovasi tepat guna, serta dapat berkolaborasi dan mendukung target pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata di Sulawesi Utara,” harapnya.

(tsir)

CATEGORIES
Share This
%d bloggers like this: