Dihalau Gelombang Besar, Basarnas Terus Lakukan Pencarian Nelayan yang Hilang

Dihalau Gelombang Besar, Basarnas Terus Lakukan Pencarian Nelayan yang Hilang
Basarnas saat melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di perairan Bitung.

Bitung – Setelah melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang saat melaut di perairan Bitung selama enam hari, Tim Rescue Basarnas Manado belum juga menemukan tanda-tanda korban. Bersama para pihak yang turut terlibat dalam pencarian SROP Bitung, SROP Siau, keluarga korban dan penduduk setempat.

Sejak Jumat (2/8) kamarin, Basarnas Manado menerima laporan adanya 1 orang nelayan hilang di perairan Batu Putih, Bitung. Dari data yang diterima, korban bernama Saleh Tulis (52) merupakan warga Pateten, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.

Humas Basarnas Manado, Fery Ariyanto dalam keterangan persnya, sehari sebelumnya, sekira pukul 03.00 Wita, pemilik perahu memerintahkan kepada perahu-perahu pelang untuk kembali dari maelaut, namun 1 perahu pelang tidak kembali.

Lanjut Fery dalam rilisnya, komunikasi lewat telepon yang dilakukan pemilik perahu terakhir pada pukul 04.00 wita. Dan setengah jam kemudian, ponsel korban sudah tidak bisa dihubungi.

“Korban menggunakan perahu jenis Pelang dengan panjang 5 meter berwarna kuning putih hijau, dengan mesin 15 PK,” tulis Fery dalam keterangan persnya yang diterima Suarapembaharu.com, Kamis (8/8/2019).

Meski pencarian sempat menghadapi kendala gelombang besar dan angin kencang, lanjut Fery, Tim masih terus melakukan pencarian hingga hari ke enam. namun belum ada tanda-tanda ditemukannya korban.

“Rencananya pencarian akan dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan,” tutup Humas Basarnas Manado, Fery Ariyanto dalam keterangan persnya.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: