Dihadapan Komisi III DPR RI, Kejati Sulut Beri Masukan dalam Pemberantasan Narkoba

Dihadapan Komisi III DPR RI, Kejati Sulut Beri Masukan dalam Pemberantasan Narkoba

Manado – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) M. Roskanedi, SH bersama Wakajati Sulut, para Asisten, Kabag TU dan Para Kajari mengikuti kegiatan rapat kerja Komisi III DPR RI, bersama dengan jajaran Polda Sulut, jajaran BNNP dan jajaran Kemenkumham Provinsi Sulut, di Aula Tribrata Mapolda Sulut, Jumat (21/6/2019).

Rapat kerja tersebut dipimpin langsung Ketua Tim komisi III, Erma Suryani Ranik bersama 11 orang anggota Komisi III lainnya.

Menurut Ketua Tim, kunjungan tersebut dalam rangka membahas evaluasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Sulawesi Utara.

“Saat ini Komisi III sedang melaksanakan agenda kerja berupa pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pemasyarakatan yang akan menggantikan Undang-Undang sebelumnya yang sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang,” ujar Erma Suryani Rani.

“Disamping itu, juga disampaikan bahwa penyumbang terbesar terjadinya over kapasitas Lapas adalah tahanan atau narapidana berasal dari pelaku tindak pidana narkoba,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut baik Kajati Sulut M. Roskanedi, Kapolda Sulut, Kepala BNN Sulut dan Kakanwil Kemenkumham Sulut secara bergiliran memaparkan jawaban atas pertanyaan yang disampaikan Komisi III DPR RI terkait dengan penanganan perkara Narkoba.

Pantauan Suarapembaharu.com, Kajati Sulut memaparkan hambatan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan dalam menangani perkara tindak pidana narkoba.

Selanjutnya Kajati Sulut M. Roskanedi juga telah memberi masukkan yang konstruktif agar pemberantasan narkoba di Sulut dapat dilakukan secara maksimal.

“Harapannya agar komisi III DPR dapat terus mendukung dan membantu peran Kejaksaan dalam menindak tegas pelaku narkoba sesuai ketentuan,” harap Kajati. (*/tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: