CTI-CFF Soroti Pentingnya Ketahanan Masyarakat Pesisir Dipertemuan COBSEA

CTI-CFF Soroti Pentingnya Ketahanan Masyarakat Pesisir Dipertemuan COBSEA
pertemuan antar Pemerintah COBSEA di Bali Indonesia, Rabu (19/6/2020).

Bali – Rapat Badan Koordinasi di laut Asia Timur (COBSEA) Kelompok Kerja Teknis sampah laut, dan pada pertemuan antar Pemerintah COBSEA di Bali Indonesia, Rabu (19/6) kemarin, Sekretariat daerah CTI-CFF berpartisipasi dan menekankan relevansi baru dari CTI-CFF Rencana Daerah Aksi (RPOA 2,0) yang akan berfokus pada ketahanan laut dan masyarakat pesisir.

Dr. Sharifah Nora Ibrahim, Wakil Direktur Eksekutif CTI-CFF untuk layanan program menyatakan, The UNEP COBSEA dan CTI berbagi tujuan umum dalam tata kelola laut yang baik, termasuk bertujuan untuk meningkatkan mata pencaharian sosial dan ekonomi masyarakat pesisir di Area Coral Triangle.

“CTI-CFF akan fokus pada kompetensi inti dan keunggulan komparatif dengan menyelaraskan lebih strategis dengan COBSEA,” kata Dr. Sharifah Nora Ibrahim, Wakil Direktur Eksekutif CTI-CFF dalam keterang persnya yang diterima Suarapembaharu.com.

Dalam pertemuan pertama WG di Marine litter, Dr. Sharifah Nora dipandu COBSEA WG di Marine litter, dirinya mengatakan bahwa CTI fokus pada ketahanan laut akan aktif di terumbu karang, hutan mangrove, mudflat, padang lamun, dan spesies yang terancam punah.

The RPOA 2,0 akan membahas lintas-sektoral dan tema yang muncul seperti sampah laut dan plastik. Dampak negatif sampah laut pada spesies terancam seperti penyu, cetacea, Dugong, burung laut, dll akan dibahas.

“CTI berusaha untuk menjadi salah satu lembaga resmi COBSEA regional dan kami berharap dapat bekerjasama dengan UN Environment Nairobi, UNEP Regional Office Bangkok dan COBSEA negara anggota serta mekanisme dan mitra pengembangan ASEAN masalah laut daerah”, ujar Sharifah Nora.

Lanjut Sharifah Nora, masalah seperti ketahanan pangan dan penghidupan berkelanjutan adalah dasar bagi ketahanan masyarakat pesisir dan merupakan prioritas tinggi dalam 2,0 RPOA.

Pada pertemuan COBSEA WG tentang sampah laut dan pertemuan Antar Pemerintah COBSEA diselenggarakan oleh Program Lingkungan PBB (UNEP) dan badan koordinasi lautan Asia Timur (COBSEA) bersama dengan pemerintah Republik Indonesia-Kementerian Kehutanan dan lingkungan.

Untuk diketahui, Inisiatif Coral Triangle pada terumbu karang, Perikanan, dan ketahanan pangan (CTI-CFF) adalah sebuah kemitraan multilateral dari enam negara yakni Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste (CT6).

(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: