BW Lagoon Hotel Manado Bantah Tudingan Keamanan Areal Hotel Tidak Baik

BW Lagoon Hotel Manado Bantah Tudingan Keamanan Areal Hotel Tidak Baik

Manado – Best Westrn Lagoon Hotel Manado melalui Direktur Sales dan Marketing Vino Taroreh dan Marketing Komunikasi Manager Novrico Tooy, menegaskan dan membantah atas pemberitaan disalah satu media cetak di Manado terhadap keamanan di Best Westrn Lagoon Hotel Manado tidak baik.

Berita sebelumnya yang dimuat di media tersebut dengan mengangkat tulisan “Menginap di Best Western The Lagoon Hotel Tidak Nyaman Lagi” adalah pernyataan yang keliru.

Hal itu ditegaskan Direktur Sales dan Marketing Vino Taroreh dan Marketing Komunikasi Manager Novrico Tooy, kepada Suarapembaharu.com, Jumat (12/4/2019) sore.

Tingkat keamanan Best Western The Lagoon Hotel bertaraf international. Kami memiliki standar keamanan internasional. Kami juga selalu melakukan pemeriksaan ketat disetiap kendaraan saat masuk. Bahkan Lagoon Hotel Manado juga punya pemeriksaan di area grandflor sebelum masuk ke lobby hotel.

“Jadi itu sudah bisa dikatakan sangat aman,” tegasnya.

Taroreh menjelaskan, menurut laporan tamu (korban) kepada pihak berwenang, tersangka dijemput langsung oleh Asisten Korban di Lobby Hotel dan mengantar nya ke kamar, akses kamar diambil langsung di reception oleh Asisten Tamu (korban), sehingga petugas front desk kami memberikan akses atau kunci cadangan tersebut karena permintaan langsung oleh asisten (teman korban) yang menginap bersamanya.

Ketika tamu melakukan check out, tamu (korban) tidak ada informasi atau komplain kepada pihak hotel terkait kejadian yang terjadi. Dapat disimpulkan kembali bahwa pihak Management Best Western The Lagoon Hotel tidak mendapatkan informasi atau komplain dari tamu (korban) saat check out ataupun sesudah kejadian ini berlangsung.

Sementara untuk SOP untuk pemberian kunci kamar, kita tidak memberi tahu kamar kunci ke tamu selain si pemelik kamar.

Dijelaskannya, menyikapi pemberitaan kemarin disalah satu media cetak lokal di Manado, tamu tidak memberitahukan konfirmasi kehilangan di menagement hotel sendiri.

“Itu kesalahan dari tamu sendiri, karena telah memberitahukan nomor kamarnya,” katanya.

Ia menambahkan, adapun beberapa standard kemanan yang diberlakukan di Best Western The Lagoon Hotel Hotel yakni, pemeriksaan kendaraan saat memasuki area hotel, security standby di ground floor, setiap lantai parkiran P1-P3 ada security yang siap siaga.

Bahkan kami tidak memberikan informasi nomor kamar ataupun kunci cadangan kepada orang yang tidak dikenal, tanpa ada konfirmasi langsung dari tamu yg menginap.

“Jadi, tidak ada yang dikhawatirkan lagi untuk menginap di Best Western The Lagoon Hotel Manado,” tambahnya.

Pemberitaan Suarapembaharu.com sebelumnya, Tim Paniki Rimbas I dan II Polresta Manado, terhadap lelaki berinisial MI alias Nur (32) warga Desa Tateli Jaga I Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, karena dilaporkan telah melakukan pencurian.

“Dia (pelaku) ditangkap di dekat rumahnya, saat sedang nongkrong bersama rekannya pada Rabu (10/4),” kemarin.

Penangkapan tersebut berawal saat adanya laporan dari korban bernama Junior Yunus (30), warga Kelurahan Ternate Baru, Lingkungan III, Kecamatan Singkil.

Dimana, menurut korban, tersangka mencuri perhiasan kalung emas dan handphone Samsung S10+ milik korban saat korban sedang tertidur di kamar hotel Best Western The Lagoon Manado.

Ka Tim Panik Rimbas I Polresta Manado Aipda Jemmy Mokodompit, mengatakan, pihaknya juga mengamankan barang bukti yang disimpan di kamar tersangka.

“Tersangka memang sudah merencanakan ingin mencuri. Jadi tersangka berkomunikasi dengan korban lewat facebook dan bertemu di hotel, namun korban sudah tertidur, sehingga tersangka langsung mencuri kalung emas dan handphone milik korban,” jelas Mokodompit.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: