BPS: Penduduk Miskin di Sulut Mengalami Penurunan

BPS: Penduduk Miskin di Sulut Mengalami Penurunan

Manado – Angka penduduk miskin di Sulawesi Utara (Sulut) mengalami penurunan sebanyak 3,1 ribu orang per September 2019.

Saat ini, angka penduduk miskin di Sulut berjumlah 188,60 ribu dibandingkan pada bulan Maret 2019 yang mencapai sebesar 191,70 ribu orang.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Ateng Hartono kepada awak media, Rabu (15/1/2020).

Hal ini berdasarkan daerah tempat tinggal. Kata Ateng sapaan akrab Kepala BPS Sulut ini, pada periode bulan Maret hingga September 20219, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang 0,6 ribu orang.

Sedangkan di daerah pedesaan berkurang sebanyak 2,5 ribu orang. Artinya persentase kemiskinan di perkotaan mengalami penurunan dari 5,01 persen menjadi 4,95 persen.

“Sementara di daerah pedesaan mengalami penurunan dari 10,56 persen menjadi 10,30 persen. Jadi Secara umum pada periode 2014 hingga 2019, angka kemiskinan di Sulut cenderung fluktuatif, namun menunjukkan tren menurun sejak tahun 2016,” jelas Ateng.

Lebih jauh, Ateng menjelaskan, selama periode Maret 2014 hingga Septemberr 2019, penduduk miskin Sulut selalu berada dibawah angka kemiskinan nasional pada kisaran 7,51 hingga 8,98.

Pada presentase penduduk miskin tertinggi terjadi pada September 2015 dan yang terendah pada September 2019 sebesar 7,51 persen.

“Jadi, perbedaannya pada September 2015 dan Maret 2019. Dimana penduduk miskin di Sulut mengalami kenaikan, sementara angka nasional menunjukkan penurunan,” jelas Ateng.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: