Bobol Rumah Gunakan ‘Pokos-pokos’, Jab Ditangkap Tarsius

Bobol Rumah Gunakan ‘Pokos-pokos’, Jab Ditangkap Tarsius
JG alias Jab (46)

Bitung – Tim Tarsius Polres Bitung menangkap seorang pria yang diduga melakukan aksi pencurian.

JG alias Jab (46) warga Desa Wineru Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara ditangkap Tim Tarsius, Sabtu (17/08/2019).

Jab ditangkap atas laporan aksi pencurian di rumah salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kelurahan Pinokalan Lingkungan III Rt 06 Rw 03 Kecamatan Ranowulu tanggal 06 Agustus 2019.

“Penangkapan dipimpin Ipda Tuegeh D Darus di lahan perkebunan cengkih Desa Rerer Kecamatan Kombi Kabupaten Minahasa,” kata Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Taufiq Arifin SIK, Minggu (18/08/2019).

Menurut Raufiq, Jab merupakan pelaku spesialis pencurian pembobolan rumah di malam hari dan diduga menggunakan jimat atau pokos-pokos saat beraksi.

“Dari informasi, Jab memiliki jimat yang digunakan setiap beraksi sehingga para korban tidak sadar atau terbangun saat rumah mereka dibobol,” katanya.

Jab sendiri kata Taufiq, adalah residivis kasus pencurian dan penganiayaan. Tahun 2013 ditahan di rutan Polsek Matuari dengan kasus pencurian dan penganiayaan.

“Dia juga pernah menghuni Lapas Kelas IIB Bitung dengan kasus pencurian,” katanya.

Adapun kronologi Jab membobol rumah ASN di Pinokalan menurut Taufiq, sekitar pukul 02.15 Wita, dirinya merusak pintu dapur kemudian mencongkel plafon dan masuk ke ruangan tamu.

Anehnya, kendati Jab masuk ke dalam rumah melewati plafon, namun pemilik tidak terbangun sama sekali sehingga dirinya begitu leluasa menggasak barang-barang berharga dan uang tunai yang ditaksir Rp15jutaan.

Alhasil, Jab berhasil membawa kabur dua buah laptop merk AZUS 14″ warna abu-abu dan warna hitam, satu buah HP VIVO V9 warna merah,satu buah Polpet warna putih, satu buah HP VIVO X5 Pro warna putih, satu buah HP merk HAMER, satu buah HP merk Redmi warna putih, satu buah HP merk Samsung kecil, satu buah HP OPPO type yoyo warna hitam serta satu HP gran duo warna putih.

Juga satu buah tab Advan, satu buah HP OPPO, dua buah Hardish, satu buah jam tangan merk, satu buah jam tangan merk Romex, satu buah tas carier warna hitam, satu buah dompet berisi surat-surat penting, dompet berisi uang tunai Rp400.000 danuang tunai Rp1.500.000 di dalam lemari.

“Saat akan ditangkap, Jab berusaha kabur dan melawan ketika diminta untuk menunjukkan barang bukti yang sebagai sudah dijual dan dia dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3e KUHP,” pungkasnya.

(YaserBaginda)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: