Abdul Rasyid: Jangan Ada Jual Beli Jabatan, Korupsi dan Perbuatan Amoral

Abdul Rasyid: Jangan Ada Jual Beli Jabatan, Korupsi dan Perbuatan Amoral

Talaud – Peristiwa 15 maret lalu menjadi titik tolak bagi aparatur sipil negara khususnya dilingkungan kementerian agama untuk mengambil hikmah dan mengevaluasi diri dari perilaku tidak jujur, tidak disiplin, tidak loyal dan tidak patuh pada aturan.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sulut, Abdul Rasyid, saat memberikan materi pada kegiatan rapat kerja daerah dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Talaud. Senin (8/4/2019).

Dikatakannya, integritas dari ASN sebagai salah satu nilai utama budaya kerja, belum nampak pada kehidupan keseharian kita. Integritas seseorang itu penting karena menyangkut amanah atau kepercayaan yang diembannya.

“Integritas personal terkait nilai kepribadian kita yakni, jujur, disiplin dan loyalitas menjadi ciri utamanya serta yang bersifat kelembagaan,” kata Abdul Rasyid.

Dalam kegiatan rapat kerja daerah itu, Abdul Rasyid mengingatkan kembali jargonnya saat dilantik menjadi Kakanwil Kemenag Sulut yakni jangan ada yang melakukan korupsi, jangan melakukan jual beli jabatan. Karena itu menyangkut etika dan wibawa institusi.

“Dan yang terakhir jangan ada perbuatan amoral. Karena itu perbuatan tercela dan tak pantas dilakukan oleh ASN Kemenag,” tegasnya.(tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: