2 Anggota TNI AD Kembali Jadi Korban Penembakan di Nduga Papua

2 Anggota TNI AD Kembali Jadi Korban Penembakan di Nduga Papua

Manado – Dua anggota TNI AD kembali menjadi korban penembakan di daerah Nduga, Papua. Penembakan dua anggota ini terjadi pada Rabu (24/4/2019).

Dari data yang himpun Suarapembaharu.com, kedua prajurit TNI AD yakni Prada Muhammad H Zahman yang merupakan anggota Yonif Raider 321/GT dan Serda Dedy Keswoyo, dari satuan Penerbad.

Prada Muhammad H Zahman mengalami luka tembak dibawah betis kaki kiri (tembus). Sementara Serda Desy Keswoyo mengalami luka tembak di bagian punggung.

Informasi menyebutkan, penembakan berawal saat Helli Bell 421 dengan pilot Mayor Cpn Agus Falah bersama crew selesai melakukan serpas anggota Yonif Raider 321/GT.

Kemudian terjadi penembakan dan mengenai Prada Mohammad Zahman. Selanjutnya Helli Bell 421 akan melakukan evakuasi korban, terjadi penembakan kembali dan mengenai salah satu crew Helli Bell 421, Serda Dedy Keswoyo.

Sekira pukul 11.20 Wit, Helli Bell 421/GT tiba dilandasan Penerbad Bandara Moses Kilangun Mimika dan selanjutnya kedua prajurit TNI AD yang menjadi korban dibawa ke RSUD Mimika. Kedua korban kemudian dirujuk ke RSMM Charitas di SP 5 Mimika, Papua.

Penembakan ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

(*/tsir)

CATEGORIES
TAGS
Share This
%d bloggers like this: